Rabu, 18 Oktober 2017

Menemani

Aku menemanimu melewati randu kesunyian.

Aku bersandar bersamamu, mendengarkan kidung keheningan.

Gita dari setiap suka cita menjadi sekuntum bunga kalbu yang semerbak mewangi. Laras kidung kesedihan berkumpul dalam genangan getir ingatan.

Aku menggandeng genggaman senyummu, di bawah langit kita berteduh, di atas bumi kita bersimpuh.

Aku menemanimu melewati randu kesenyuian. Aku bersandar bersamamu, mendengarkan kidung keheningan.

Anak manusia yang belum menutup mata, belum pula membuka mata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar