Jumat, 20 Januari 2017

Hampa

Kehidupan adalah hampa. Bukan hampa sebagaimana sebidang langit yang dilewati elang dan tak meninggalkan apa-apa di belakang, namun juga adalah langit yang sama.

Hampa tidak bermakna kosong, namun hampa adalah kekosongan.

Hampa selayaknya suara rintik hujan yang datang dan pergi, sedemikian hingga suara rintik hujan berikutnya dapat datang dan juga pergi.

Jika kehidupan seperti suara hujan yang datang, namun tidak kunjung pergi, maka kehidupan tidaklah hampa, dan juga bukanlah kehidupan.

Jumat, 13 Januari 2017

Sang Akhir

Segala sesuatu yang fana memiliki akhir, sebagaimana segala sesuatu yang lahir di dunia ini. Orang mencari jawaban atas keabadian, namun berpaling dalam kehampaan. Yang abadi mungkin hanya ketidakabadian.

Dalam lini masa yang pendek ini. Sudahkah kita hidup sepenuhnya?

Apakah kita mengisi kehidupan dengan penyesalan?

Apakah kita mengisi kehidupan dengan amarah serta kebencian?

Apakah kita mengisi kehidupan akan keserakahan?

Adakah kaki melangkah membawa hati yang penuh ketenangan dan kedamaian?

Dalam kontemplasi sederhana ini, anak manusia merenung akan keberadaan yang segera berakhir ini. Dan ia memutuskan untuk berkenalan dengan sang akhir, berjabat tangan dan berjalan beriringan.

Jumat, 06 Januari 2017

Kepekaan

Aku berucap pada kehidupan dan juga pada mentari yang selalu menerangi mereka yang datang berhadapan dengannya. Tentang siapa yang cukup peka untuk melihat kehidupan seutuhnya, sebagaimana rembulan menatap dirinya dalam cerminan telaga yang tenang di sebuah malam nirmega.

FB_IMG_1482920553254

Kamis, 05 Januari 2017

Selamat Tahun Baru 2017

Oh ya, tulisan ini memang datang terlambat. Namun setidaknya bukan sewarsa terlmabat, sehingga masih dapat disapakan kepada siapa saja.

Orang-orang bergembira ketika Tahun Baru tiba di seluruh dunia. Walau tidak sedikit yang berada dalam dekapan duka. Tapi tentu saja saya melihat ada yang entah mengapa antipati dengan Tahun Baru.

Saya sudah lama tidak terlalu memeriahkan pergantian tahun, pun demikian, budaya ini tetaplah hal yang menggembirakan. Untuk sesuatu yang membawa kegembiraan bagi banyak orang, mengapa tidak kita turut berbahagia?

Dunia akan tetap penuh masalah, meski kita bergembira atau bersedih. Seperti malam yang dingin akan tetap tiba meski kita meneguk secangkir kopi hangat di hadapan kita atau tidak, demikian juga dengan masalah dunia dan tahun baru. Jadi saya memilih meneguk secangkir kopi ini.

Selamat Tahun Baru 2017 bagi semuanya. Dan mari kita bersiap menghadapi tantangan yang menanti di depan kita.