Minggu, 02 Oktober 2016

Jiwa-jiwa yang tak Terpisahkan

Kehidupan membuat orang bertemu dengan banyak hal. Saling bertegur sapa dan saling bertukar pandang. Kita bagaikan bulir bulir pasir yang hanyut di dasar sungai. Menari bersama waktu untuk saling dipertemukan dan saling mengenal.

Jiwa manusia dipenuhi dengan kelembutan. Dan kelembutan membuka jalan bagi semesta kemanusiaan yang lebih tak bertepi.

Dua jiwa yang bertemu dalam kelembutan adalah Jiwa-jiwa yang tidak terpisahkan. Bagai lumpur yang mengendap di dasar sungai. Menjadi abadi dalam keheningan dan keintiman hingga akhir zaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar