Sabtu, 03 September 2016

Dongeng untuk Masa Depan

Ketika malam merayap semakin gelap, seberapa banyak dongeng kembali diwariskan dari generasi ke generasi? Siapakah yang kini masih suka mendongeng bagi generasi baru negeri ini?

Adakah beban kehidupan telah menghempaskan generasi kita ke dalam ceruk yang melelahkan akal kita menumpulkan nurani kita dari menyajikan buah pikiran yang nikmat bagi anak dan cucu?

Kala televisi belum menjadi pelabuhan hiburan dari pelayaran harian yang memenatkan batin, kala gawai-gawai belum menjajah anak cucu bahkan sebelum mereka bisa mulai bertutur. Masa itu, di antara nyala lampu yang masih merupakan kemewahan, dongeng adalah pupuk bagi kecerdasan imajinasi tanpa batas generasi generasi baru.

Dongeng hidup dari generasi ke generasi karena merupakan bagian dari budaya yang memanusiakan kita. Dan dongeng adalah pengantar jiwa-jiwa muda menuju masa depan bahkan ketika mereka terlelap penuh senyum dan harap.

Sudahkah Anda berdongeng malam ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar