Rabu, 07 Oktober 2015

Tetap Rendah dan Ramah

Tidak selamanya menyusuri langit tak bertepi itu memuaskan. Manusia kadang turun kembali berpijak ke bumi untuk melihat keindahannya dari dekat, demikian juga dengan kehangatannya. Mungkin dewata yang ada di langit juga merasakan hal yang sama.

Tapi dengan berpijak di bumi, kita akan menjadi sama rendah dengan semua, hanya dengan berada sama rendah kita dapat melihat apa yang mereka lihat di bumi sebagaimana dikisahkan dari sejak dahulu kala.

Lipat sayap sayap kecil kita, tanda sebuah keramahan yang mengikhlaskan identitas. Karena pada akhirnya kita semua sama, tanpa perbedaan kecuali apa yang tampak.

Memijak kaki di bumi, setelah lama lelah terbang di langit.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar