Sabtu, 10 Oktober 2015

Ruang tak Berbatas

Apa yang kau tatap ke dalam bilik kecil di dalam masa lalumu? Bukankah semua itu sudah engkau tinggalkan semenjak angin tak lagi berlabuh dalam secangkir kopi yang kau nikmati setiap pagi?

Apa yang membuatmu terpikat dari wajah keberadaan yang tiada berwujud? Adakah kerendahan hati dalam sebuah wujud yang menahan nuranimu dalam bilik kecil ini?

Lepaskan jiwamu, karena yang tak berwujud menunjukkan kedalaman tak bertepi. Seperti engkau juga, akulah seluruh keberadaan, aku pula awal dan akhir dari ketiadaan.

Tapi apakah engkau melihat maya dari pikat bilik berbatas ini? Karena sesungguhnya, engkaulah yang membangun semua ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar