Senin, 27 April 2015

Obama Punya Penterjemah Marah



Jika biasanya para pimpinan negara memiliki penterjemah bahasa untuk diskusi bilateral atau dalam forum resmi antara bahasa. Maka - mungkin saja sebagai sebuah guyonan - sehingga orang yang mendengar apa yang disampaikannya tidak bosan, Presiden Amerika Serikat, Obama memiliki penterjemah untuk "amarahnya", Tuan Luther.

Saksikan saja bagaimana ia menyampaikan mengenai dampak pemanasan global secara serius (umum), dan diterjemahkan dengan bahasa rakyat sehari-hari yang menyentil dampak menyebalkan dari suatu pemanasan global.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar