Minggu, 22 Februari 2015

Sambutlah Kehidupan

Petang ini, hari Minggu sudah terasa berakhir. Dan besok Senin pagi yang padat dimulai. Rasanya, jika memang mau dirasakan, yang namanya istirahat dari kerja itu tak pernah cukup. Seandainya hari Minggu bisa diperpanjang, mungkin demikian dalam benak kita.

Tapi walau hari Senin, matahari tetaplah terbit di Timur dan terbenam di Barat. Apa yang dilalui hari ini adalah bagian dari kehidupan yang layak disyukuri. Jika Anda dapat mensyukurinya tentu saja.

Kita tidak pernah tahu apa yang kehidupan berikan pada kita. Baik saat itu kita sebut hari libur, atau hari kerja.

Kadang seperti hewan kecil di antara belukar dan hutan, mereka akan dengan senang menggapai apa yang ditawarkan pada mereka hari itu. Tentu saja tidak seperti kita, mereka tidak punya hari yang membedakan kesibukan. Tapi mereka selalu tersedia berbuka tangan bagi kehidupan.

Mungkin kita bisa rindu seperti itu. Dapat menyambut kehidupan, apapun yang ditawarkan oleh kita pada hari ini. Yang ada hari ini, belum tentu kembali esok.

Sekecil kecilnya langkah kita, adalah langkah kehidupan, dan menjadi suka cita ketika kita menerimanya dengan tangan terbuka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar