Kamis, 16 Oktober 2014

Kebahagiaan itu Mahal

Mereka yang terjerumus pada depresi sedemikian hingga kehilangan semangat hidup adalah sesuatu yang nyaris tidak bisa kembali. Mereka bahkan tidak berminat untuk berada dalam kondisi yang berbahagia.

Namun hal ini tidak bermakna bahwa guna menghindari depresi setiap orang harus berlari mengejar kebahagiaan bagi dirinya. Sesuatu yang bisa membuat kita tersandung oleh cikal bakal depresi. Mereka yang sibuk mengejar kesenangan lewat judi, bisa tersandung kekalahan materi yang besar, dan menimbulkan depresi.

Kebahagiaan itu mahal, dan jauh lebih mahal ketika kita berada dalam depresi.

Bulan kemarin WHO meluncurkan kampanye "Black Dog" bagi penderita depresi. Mereka kadang tidak bisa menemukan jalan keluar bagi diri mereka sendiri.

Walau orang di sekitar bisa membantu, namun rasanya tanpa diri kita sendiri yang mau keluar dari dalam lingkaran yang serba menekan itu. Kebahagiaan belum tentu akan muncul. Keluar dari depresi bukan berarti melompat menuju kebahagiaan.

Melepas beban yang menyebabkan depresi membuat kita memiliki ruang untuk menjamu kebahagiaan hadir dalam hidup kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar