Kamis, 17 Oktober 2013

Mencari Atlantis yang Hilang



Mungkin video ini adalah salah satu yang paling kontroversial dalam dokumentari pencarian Atlantis yang hilang. Memang mereka tidak menemukannya, tapi ada banyak bukti kota yang hilang di tmepat mereka mencari, sayangnya Atlantis mungkin belum tentu di sana.

Kita melakukan hal-hal serupa sejak dulu. Kota Troya pernah dianggap mitos selama ratusan tahun dan hanya dongeng, sampai ditemukannya kembali oleh para arkeolog. Lalu apakah Atlantis juga akan ditemukan?

Sabtu, 12 Oktober 2013

Jangan Tabukan Permasalahan Kesehatan Mental



Permasalahan kesehatan mental ada selalu di sekitar kita, stres dan depresi mungkin hanya sedikit yang muncul ke permukaan dan bisa diterima oleh sebagian besar masyarakat untuk dibicarakan secara terbuka atau didiskusikan secara sehat. Namun stigma sakit "gila" masih melekat pada orang-orang yang dilabeli "gila" oleh masyarakat kita sendiri.

Masalah kesehatan mental bisa tampak sederhana seperti fobia, namun tidak bisa diremehkan apalagi oleh mereka yang tidak merasakan. Bisa juga tampak berat seperti schizophrenia, tapi bukan untuk dihindari apalagi dikucilkan. Jika para penderita tidak mendapatkan bantuan yang tepat, bisa jadi permasalahannya akan semakin serius atau memberat.

Bantu mereka yang ada di sekitar Anda, jika mereka memiliki permasalahan kesehatan mental, baik hanya dengan menjadi pendengar bagi stres-stres psikologis ringan, hingga memberikan rujukan pada gangguan mental yang lebih berat menuju fasilitas-fasilitas kesehatan terdekat dari tempat Anda. Lalu didiklah generasi selanjutnya mengenai permasalahan kesehatan mental, jangan biarkan hal ini menjadi tabu sehingga mereka tidak akan menutup mata ketika menemukan masalah ini di hadapan mereka suatu saat kelak.

Jumat, 11 Oktober 2013

Kendalikan Tekanan Darah Anda



"Pak/Bu, berapa biasanya tekanan/tensi darahnya, apa punya riwayat (tekanan) darah tinggi?"

Pertanyaan itu saya rasa sudah semakin wajar di praktek sehari-hari sebagai bagian dari sawar awal untuk mendeteksi faktor risiko pelbagai penyakit degeneratif.

Saya selalu menyarankan diet dan olahraga teratur sebagai solusi awal mereka dengan kondisi pra tekanan darah tinggi, dan jika sudah melewati garis aman itu, maka obat-obatan disarankan dalam pola tertentu untuk membantu melawan tekanan darah tinggi.

Hipertensi masih menjadi momok yang mengerikan, bahkan bersama dengan diabetes (kencing manis) menjadi sumber-sumber penderita di hari lanjut bagi banyak warga negara kita. Apalagi perubahan pola hidup yang menjadi lebih sedinter (jarang bergerak), dan makanan yang semakin banyak bumbu (baca: garam) serta ancaman lemak dan oksidan bebas di mana-mana. Tidak ketinggalan juga stres dan tekanan hidup yang tidak kurun membaik.

Jadi, saya selalu menyarankan periksalah kesehatan Anda secara teratur, tidak tahu kapan hipertensi mulai menyerang, jangan sampai tiba-tiba terbaring di rumah sakit oleh karena stroke yang dipicu oleh tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.

Melarang Iklan Rokok?



Bahkan menonton lewat streaming pun ada iklan rokok di mana-mana selama itu siaran dari dalam negeri, mungkin juga TV lokal begitu lewat kabel atau langganan juga begitu. Apa ada siaran TV lokal yang tidak menayangkan iklan rokok?

Ini pertanyaan penting, apalagi dunia melalui WHO telah berkampanye untuk melarang adanya iklan, promosi dan sponsorial dari industri rokok. Hanya saja di Indonesia tampaknya apa yang menjadi pendapat dunia bagi peningkatan kesehatan yang lebih baik tidak lagi berlaku. Mungkin karena kompleksitas industri rokok telah menjerat banyak pihak tanpa mereka memiliki kemampuan dan komitmen untuk menghentikan ekspansi kapitalisasi industri rokok.

Setidaknya untuk iklan rokok, meskipun saya dengar ada regulasi yang mengatur bahwa iklan rokok hanya boleh ada layar kaca pada malam hari. Tapi komitmen ini rendah sekali. Karena sponsor dari industri rokok bisa tetap melenggang siang ataupun malam dan dikonsumsi oleh semua lapisan masyarakat, dan lebih penting lagi adalah anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa ini.

Apakah berlebihan jika saya bilang, tampaknya rendahnya komitmen kita merupakan sebuah jalan lebar bagi pembiaran berlanjutnya generasi muda yang semakin banyak mengalami ketergantungan/adiksi terhadap rokok/nikotin?

Yang namanya iklan, promosi ataupun sponsor ya pastinya untuk menarik minat calon konsumen. Jika industri rokok selalu berhasil di negeri ini, maka mau tidak mau kita harus menghadapi konsekuensi yang tidak kecil di masa depan. Termasuk di dalamnya beban kesehatan dan penurunan produktivitas sumber daya manusia di usianya yang masih produktif. Kerugian negara dan bangsa sebenarnya besar, tapi selama kita masih tidak memiliki komitmen, maka ini tidak akan bisa dibawa kemana-mana.

Apakah kita berani mengatakan untuk melarang iklan rokok?

Kamis, 10 Oktober 2013

Belajar Siklus Kreb



Kita bisa menyebutnya siklus asam sitrat atau Kreb's Cycle, yang jelas nama Siklus Kreb tidak akan lekang dari ingatan mahasiswa kedokteran. Karena saya tidak lagi mahasiswa, mungkin ingatan itu sudah lekang... ha ha...

Saya ingat tetangga saya yang dokter dulu pas jadi dosen biokimia untuk mahasiswa STIKES membuat saya penasaran apakah dia sudah melahap semua yang ada dalam buku Biokimia Harper?

Nah, itu tidaklah penting, kali ini saya hendak membagikan video bagi mereka yang tertarik belajar siklus Kreb dalam proses pembentukan energi di dalam tubuh kita. Selamat menikmati video di atas :).

Samsung Galaxy Gear memang Tampak Keren



Jam tangan digital berbasis sistem operasi Android yang paling ngetren belakangan ini pastilah Samsung Galaxy Gear. Ini menarik minat saya untuk sekadar mencari tahu dan membaca sejumlah review tentang Galaxy Gear, meskipun menjauhkan diri dari berusaha membelinya.

Saya suka bentuknya, kotak elegan dan tampak kokoh, dengan tali kulit yang menawan. Tiga bagian terpisah antara arloji, kamera dan mikrofon dibuat meskipun semuanya memiliki keterbatasan. Tapi setelah membaca semua itu apakah saya tertarik untuk membelinya?

Jika saya kolektor, mungkin saya tertarik. Tapi sayangnya saya bukan kolektor. Alasannya adalah sebagai berikut:

Samsung Galaxy Gear memerlukan pasangan dengan beberapa smartphone tertentu, salah satunya adalah Samsung Galaxy Note III, sedangkan saya sendiri yang menggunakan Galaxy Note II tentu belum bisa menggunakannya dengan optimal. Apalagi yang punya Android bukan Samsung, apa berharap akan bisa menggunakan perangkat ini dalam waktu segera?

Lalu belum semua fungsi smartphone berpindah ke jam tangan ini. Kadang sifatnya terbatas pada sebagai "pengingat" atau "pemberi tahu" saja jika ada alarm, jadwal atau pesan baru yang masuk, dan sisanya mungkin tetap lebih nyaman dikerjakan di ponsel cerdas kita. Memang ada sisi baiknya, seperti jika pengguna tidak selalu suka memegang perangkat Samsung Galaxy, atau sedang jauh dari perangkat, maka Galaxy Gear bisa menjadi pengingat pesan masuk yang informatif.

Daya tahan baterai akan menjadi pemilihan akhir. Jika hanya bisa bertahan selama 1 sampai 1,5 hari, maka rasanya akan sulit jika harus melepas dan mengisi daya sebuah jam tangan setiap hari sekali. Tapi saya rasa akan ada orang yang bisa mengatasi kendala seperti ini.

Samsung Galaxy Gear memang tampak keren, tapi apakah memang sudah saatnya untuk dijadikan sebuah pilihan? Mungkin tidak, setidaknya bagi saya di mana pekerjaan menghalangi penggunaan jam tangan berlebih.

Rabu, 09 Oktober 2013

Ketika Tuhan Tidak Lagi Universal

Aku mungkin sudah lupa di mana aku mengenal atau mendengar kata "Tuhan" pertama kalinya. Atau mendapatkan penjelasan tentang semua yang berhubungan dengan "Tuhan".

Dan tiba di saat ini, entah mengapa aku tidak peduli lagi akan semua itu. Mungkin karena sering kali melihat dunia sesak tentang segala sesuatunya yang "dipertuhankan". Beberapa orang percaya Tuhan sama untuk semua, beberapa memiliki Tuhannya masing-masing sebagai sebuah eksklusifitas jalan tunggal menuju pada apapun yang telah dibenamkan ke dalam pikiran mereka sejak kanak-kanak.

Kupikir manapun akan membuat Tuhan tidak lagi universal.

Anda tengah berusaha menceritakan tentang orang yang mengambil seember air kehidupan dan membagikannya, ketika Anda bercuap-cuap tentang "Tuhan". Anda hanya bercerita! Dan semakin asyik dengan cerita Anda, sementara tanpa sadar sedang berdiri di sisi bentangan mata air kehidupan itu sendiri.

Mengapa tidak berhenti bercerita dan mulai mencicipi air kehidupan itu sendiri?

Karena "Tuhan" tidak lagi universal, keeksklusifan-Nya membuat Dia terkukung di dalam sebuah ember yang hanya berada di tengah-tengah cerita.

Selasa, 08 Oktober 2013

Kesan Mencoba Facebook Home



Kesan pertama mencoba Facebook Home di Android itu gimana ya, memang cukup menyenangkan seperti dekstop komputer yang bisa berganti-ganti kertas dinding (wallpaper), dengan berita-berita yang diperbarui di Facebook.

Pertanyaannya kemudian?

Apa kita bisa menjaga privasi teman-teman kita di Facebook? Beberapa orang mungkin cuma ingin kabarnya dilihat oleh teman-temannya, tapi dia tidak terlalu suka mengaktifkan privasi yang terlalu ketat di profilnya. Pada Facebook Home, tampaknya ada kemungkinan privasi ini terlanggar, apalagi jika yang memegang perangkat Android bukan yang punya ponsel/tablet.

Facebook Home agar bisa melihat kualitas yang baik, perlu menggunakan layanan data yang tinggi, dan sebagian besar itu adalah gambar yang diunduh. Saya ragu jika memang orang yang gemar berjejaring sosial akan bisa menghemat anggaran kuota internetnya. Tapi ya ada uang ada barang, kembali ke prinsip lama saja.

Beberapa fitur mulai ditambahkan, seperti aplikasi pihak ketiga, Flickr, Tumblr, Instagram dan sebagainya bisa dilihat pembaruannya di halaman depan. Tapi seberapa banyak yang menggunakan layanan lain tersebut? Saya sendiri jarang, meskipun punya semuanya. Jadi buat apa?

Lalu ada "launcher" juga, tapi belum saya coba. Perasaan dulu ada Go Launcher yang lumayan bagus, tapi saya tidak gunakan. Bawaan Galaxy Note II sudah cukup berguna menurut saya.

Jadi saya berpikir, saya bukan orang yang memerlukan aplikasi sejenis Facebook Home di ponsel Anroid saya, meskipun sesekali menarik juga buat digunakan. Karena hampir tidak ada yang berubah kecuali halaman depannya di balik gembok saja.

Mendefinisikan Kilogram



Ada banyak satuan internasional (SI unit), seperti Kelvin, Candela, Celcius, tapi hanya Kilogram yang didepannya menggunakan kata "kilo". Apakah ini pernah membuat kita bertanya-tanya? Yah, mungkin karena riwayat nama aslinya "Grave" terbenam bersama revolusi Prancis dulu.

Lalu di buku pelajaran ada yang menggambarkan 1 Kg itu setara dengan 1 Liter air murni pada suhu 4°C, apa benar demikian? Ya, perkembangan ilmu pengetahuan mungkin menyiratkan itu hampir benar, paling beda cuma seukuran masa satu bulir padi.

Pernah juga 1 Kg distandarkan dalam sebuah silinder logam yang "dikeramatkan" di Prancis. Anda mungkin pernah mendengar IPK, bukan merujuk pada indeks prestasi kumulatif, tapi International Prototype Kilogram yang merupakan satu-satunya standar kilogram di dunia dalam bentuk silinder campuran platinum dan iridium. Dari sini-lah banyak kopi/salinannya dibuat, dan disebar ke suluruh dunia, dan mungkin menjadi bagian dari batu timbangan/dacin yang kita punya selama ini.

Sayangnya sistem tersebut tidak stabil, artinya massa yang terukur bisa berubah seiring berjalannya waktu. Lalu bagaimana mengatasi ini?

Dunia mungkin harus berhenti menggunakan standar objek (yang bisa berubah) untuk mendefinisikan satu kilogram. Dan beralih pada sebuah standar konsep. Saat ini terdapat dua konsep setidaknya untuk merujuk pada kilogram, yang pertama  adalah Avogadro Project dan lainnya adalah Watt Balance.

Video di atas menunjukkan sebuah perkembangan dari Avogadro Project. Menarik juga melihat sejarah perkembangan sebuah satuan internasional.

Jumat, 04 Oktober 2013

Pijat Akupresur Mandiri



Saya rasa Kemenkes cukup kreatif kali ini membuat sebuah video bantu peraga bagaimana melakukan pijat akupresur mandiri bagi Jemaah Haji yang akan berangkat Haji. Kegiatan haji memang dapat menguras kebugaran fisik, sehingga mudah membuat pegal, pusing, nyeri pinggang dan gejala lainnya yang menandakan kelelahan.

Pun demikian, video peraga ini juga dapat diterapkan dalam kondisi lainnya, seperti bagi para petani, buruh, nelayan, atau karyawan kantoran yang sering merasakan kondisi serupa. Silakan simak video tersebut untuk mengetahui bagaimana melakukan akupresur mandiri.

Jika Terlalu Cinta dengan Ilmu Pengetahuan



kreativitas adalah wujud kecintaan, setidaknya demikianlah kata video di atas. Orang-orang tidak hanya berusaha mengejar pengetahuan, tapi juga berusaha membaginya pada masyarakat luas dan menjadikan sesuatu yang menarik.

Jika ilmu pengetahuan dikemas dengan menarik, semakin banyak yang akan suka untuk membenamkan perhatiannya pada apa yang ditawarkan.

Jadi, pengetahuan apa yang sudah Anda bagi pada orang-orang di sekitar Anda hari ini?

Selasa, 01 Oktober 2013

Ketika Mobil Mengemudi dengan Otomatis



Memang sudah lama orang-orang mendambakan mobil-mobil yang bisa mengemudikan sendiri/otomatis tanpa perlu dikemudikan oleh manusia. Tampaknya video demonstrasi dari Nissan di atas memberikan gambaran yang menceritakan masa depan dambaan itu.

Tapi saya bertanya-tanya, apa bisa mobil-mobil kemudi otomatis berlenggang di jalanan kita. Sementara para pengendara/pengemudi lainnya mungkin masih belum tertib lalu lintas. Jika demikian, dan seandainya mobil ini bisa stres, tentu mereka akan stres di jalankan di negeri yang banyak orangnya semena-mena di jalanan.

Bagaimana Kisah Planet Bumi Kita?



Kapan bumi tercipta? Atau mungkin pertanyaan ilmiahnya akan menjadi "kapan bumi terbentuk"? Memangdang sisi ilmiah mungkin kita sebaiknya menanggalkan sudut pandang agama-agama yang ada, karena sering kali berbenturan dan menimbulkan ketidaknyamanan. Maksud saya adalah ketika menemukan fakta ilmiah seperti yang ada dalam agama, ada yang cenderung meninggi-ninggikan kebenaran dalam agama mereka, dan sebaliknya jika fakta ilmiah berkata berbeda, mereka akan berkelit dalam ayat-ayat yang berputar-putar.

Saya tidak bilang agama itu salah, tapi itu adalah "some different realm". Ilmu pengetahuan bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan kita kencani jika kita tidak membawa pacar kita yang lainnya.

Kapan bumi terbentuk? Tidak ada yang tahu kalau kita mau jujur, tapi di sinilah menariknya pengetahuan, mereka bisa "menduga" bahwa bumi terbentuk sekitar empat puluh lima juta tahun yang lalu dari sisa-sisa pembetukan tata surya dan matahari sebagai pusatnya.

Dan kisah ini berlanjut tentang bagaimana bumi ini mulai mendingin dan terbentuk perairan yang mungkin memakan waktu cukup panjang bagi rambut kita untuk bisa tumbuh hingga mengelilingi bumi dua kali. Dunia "katanya" kemudian berevolusi dengan berbagai bentuk kehidupan hingga muncullah kita, homo sapient, si manusia cerdas (apa benar begitu?)

Hal-hal ini menarik untuk dipelajari, jika kita mungkin punya sedikit kepedulian dengan dunia di sekitar kita. Atau ketika memandang langit malam dari sebuah hutan atau sawah yang jauh dari pemukiman, angkasa malam akan menyelipkan bahwa kita ingin bertanya-tanya, "bagaimana kisah planet bumi kita?"