Minggu, 06 Januari 2013

Karena Kondom yang Terlupa

P.L.A.Y. Condom logo by Ashley3D
P.L.A.Y. Condom logo, a photo by Ashley3D on Flickr.

Mungkin tidak cukup sering, namun beberapa kali dapat saya temukan remaja perempuan yang masih belia datang ke sebuah klinik kesehatan, sambil tersenyum-senyum malu atau dalam kekhasan yang seolah-olah ingin si petugas kesehatan langsung memahami apa yang sebenarnya ingin mereka sampaikan.

Mungkin karena muda, antara usia SMP atau SMA. Mereka sering kali salah tingkah sendiri, terutama karena kerap kali tidak membawa serta orang tua atau wali yang bertanggung jawab atas diri mereka.

Ada yang datang dengan alasan yang berputar-putar, ada juga yang datang dengan alasan langsung berisi permintaan untuk ingin mengetahui apakah mereka sedang hamil atau tidak yang disertai dengan sejuta ekspresi tak terbahasakan.

Jika dulu hanya mendengarkan kisah, kini saya bisa bertemu langsung dengan para remaja yang dapat dikatakan telah menganut sebuah budaya pergaulan baru dalam era mereka saat ini. Mungkin saya sudah cukup tua dan lelah untuk mengomentari ini.

Hanya saja, kadang saya kadang sesalkan, dan juga khawatirkan, jika semua itu terjadi tanpa adanya pengaman. Apalagi perjalanan mereka sebagai pelajar bisa dikatakan masih panjang.

Saya hanya bisa katakan, "Please look after yourself".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar