Kamis, 21 Juni 2012

Euforia Superkomputer

Berita IT belakangan ini sedang didemamkan oleh lahirnya superkomputer baru "IBM Sequoia" yang dinyatakan menjadi yang tercepat saat ini, menggantikan besutan Funjitsu sebelumnya. Dan mungkin karena ini juga kali pertamanya superkomputer tercepat merupakan buatan Amerika, euforia ini serasa sedikit menggema.

Superkomputer memang sangat bermanfaat untuk penelitian dan pengembangan teknologi, IMB Sequoia ini misalnya mampu melakukan perhitungan 16,32 petaflops per detik dengan menggunakan hampir 1,6 juta inti prosesor (bayangkan komputer rumah kita saat ini paling banyak hanya memiliki dua atau empat inti prosesor - dual core atau quad core).

Apa artinya itu? Kita mungkin bingung dengan angka-angka itu, namun itu kira-kira bermakna, dalam satu jam komputer ini mampu menghitung apa yang perlu dihitung oleh 6,7 juta orang dengan kalkulator tangan selama 320 tahun. Kalkulasi, itulah kekuatan sebuah superkomputer.

Aku tidak tahu apakah negara kita memanfaatkan superkomputer-superkomputer seperti ini sebagaimana negara-negara yang memberikan perhatian besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Superkomputer seperti ini biasanya menggunakan Linux; IMB Sequoia sendiri menggunakan RHEL, beberapa yang lain menggunakan SLES/D. Dari 500 superkomputer hanya 13 yang menggunakan Windows, itu berarti jika negara kita tidak mulai menukar kurikulum pendidikan dengan menggunakan open source, kita bahkan mungkin lebih jauh lagi dari mimpi menggunakan superkomputer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar