Sabtu, 04 Februari 2012

Jalur Gilimanuk - Denpasar Itu Mengerikan

Malam ini dengar lagi berita kecelakaan di jalur Gilimanuk - Denpasar, sebuah truk terperosok. Entah berapa kali saya lewat jalur ini, dan memang tidak jarang melihat bekas kecelakaan - seperti truk yang terguling di pinggir jalan.

Awal-awalnya merasa was-was juga melihat sisa kecelakaan seperti ini. Namun karena terlalu seringnya, entah kenapa sepertinya semua orang tampak melumrahkannya. Hanya tersirat dalam rambu dan papan peringatan "Awas, Rawan Kecelakaan!"

Saya sering melihat truk-truk dari Pulau Jawa menyeberang ke Bali dan akhirnya terseok-seok di perjalanan naik turun yang cukup terjal di daerah Jembrana atau Tabanan. Apalagi ditambah lalu lintas yang kerap macet dan membuat mereka terpaksa berhenti ditanjakan. Saya kira yang membawa truk itu pastilah mesti ahli benar, karena jika tidak dia pasti sudah menyusur gravitasi - melaju turun hingga ada sesuatu yang menahannya - termasuk kendaraan lain. Inilah yang juga jadi asal mula para supir bus yang sering berceloteh, "hati-hati, nanti jadi ganjel truk".

Sampai sekarang, karena kondisi dan lalu lintas, maka kecelakaan di sepanjang jalur ini seringkali dianggap sebagai permakluman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar