Kamis, 12 Januari 2012

Kok Betah Berdendam Ria

Salah satu yang menarik dalam sebuah cerita adalah adanya unsur pendorong protagonist untuk melakukan sesuatu yang menjadi tema utama cerita. Dan salah satunya adalah unsur dendam.

Namun belakangan ini kenapa malah tampaknya dalam serial televisi, sinetron, hingga film layar lebar. Selalu memasukkan unsur dendam. Seakan-akan karena saking jenuhnya konsistensi dendam dalam cerita membuat membuat dendam sebagai sesuatu yang lumrah hadir di kehidupan sehari-hari kita.

Makanya, saya malas menonton sinetron dan hiburan lain yang berbasis dendam, yang bahkan seringkali tidak jelas jalan ceritanya.

Juga prihatin, karena hal-hal ini dikonsumsi oleh anak yang mungkin tidak sedang dalak bimbingan orang dewasa. Saya tidak ingin kita terbiasa dengan dendam, terbiasa dengan senang akan kesusahan orang lain.

Saya tidak ingin kita terbiasa untuk berhenti menjadi manusia. Tapi apa iya kita bisa, jika kita masih betah berdendam ria.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar