Senin, 14 November 2011

Harga Diri Atau Tebal Muka

Beberapa hari belakangan ini, kamarku sering riuh dengan suara-suara sorak sorai dalam acara nonton bareng kesebelasan nasional usia 23 dalam ajang SEA GAMES kali ini. Siapa yang tidak suka melihat garuda muda berlaga, setidaknya demikian kita sering dengar nama kiasannya di media.

Namun di balik kebanggaan itu semua. Kita sebagai bangsa juga sedang disindir dengan sengit oleh yang lain, karena sebagai tuan rumah - bisa kukatakan - kita telah gagal menjamu tamu dengan layak. Apalagi kalau bukan karena wahana yang digunakan banyak yang tidak siap pakai.

Dulu saat ada saran untuk menunda pelaksanaan, negara alias pemerintah memilih maju terus, padahal banyak pihak yang telah memprediksi bahwa kegagalan ini akan terjadi. Nah, sekarang sudah begini, mau apa coba?

Untuk apa pembukaan yang megah, rasa bangga, jika kita tak bisa jadi tuan rumah yang baik. Saya salut pada pekerja, para atlet kita yang sudah berpeluh-peluh. Tapi pembuat kebijakan kita malah, entah demi nama harga diri atau tebal muka membiarkan kita sebagai bangsa terhina di mata dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar