Sehari yang lalu saya menghabiskan dua jam di ruangan ber-AC, dan wuih, dinginnya bukan main. Ruangan cukup besar untuk menampung 100 orang, namun di sana hanya ada kurang dari 10 kepala. Saya menduka suhu AC disetel kurang dari 20 derajat Celcius. Dan benar-benar membuat menggigil.
Saya sungguh tidak memahami pola kesukaan orang-orang di negeri ini yang gemar sekali masuk ruangan ber-AC dan mendinginkan badannya di sana. Bahkan sekarang banyak bayi di kota yang sudah mulai tidak bisa tidur lelap tanpa nyala AC di ruangnya.
Kalau dipikir-pikir, beberapa di antara kita mungkin sudah lama melupakan kehangatan mentari nusantara.