Senin, 04 Juli 2011

Kebahagiaan Tidak Dapat Dikejar

Apakah yang Anda maksudkan dengan kebahagiaan? Beberapa akan menyebutkan bahwa kebahagiaan hadir ketika memperoleh apa yang kita inginkan. Anda menginginkan mobil, dan Anda mendapatkannya, dan Anda pun bahagia.

Saya ingin pakaian; saya ingin bertamsya ke Eropa, dan jika saya bisa, saya pun bahagia. Saya ingin menjadi politisi terhebat, dan jika saya mendapatkannya, saya pun bahagia; namun jika saya tak memperolehnya, saya tidak bahagia.

Jadi, apa yang Anda sebut sebagai kebahagiaan adalah mendapatkan apa yang Anda inginkan, pencapaian atau kesuksesan, menjadi terhormat, mendapatkan apapun yang Anda mau. Selama Anda menghendaki sesuatu dan mendapatkannya, Anda merasa sepenuhnya bahagia; Anda tidak frustasi, namun ketika Anda tidak mendapatkannya, maka ketidakbahagiaan dimulai.

Kita semua memiliki perhatian akan hal ini, bukan hanya bagi mereka kaya ataupun yang miskin. Baik yang kaya maupun yang miskin semuanya menginginkan sesuatu untuk diri mereka sendiri, untuk keluarha mereka, untuk masyarakat; dan jika mereka terhalangi, terhentikan, mereka akan jauh dari berbahagia.

Kita tak sedang mendiskusikan, kita tak sedang mengatakan bahwa si miskin selayaknya tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Itu bukanlah permasalahannya.

Kita sedang mencoba untuk menemukan apakah kebahagiaan itu dan apakah kebahagiaan sesuatu yang hadir ketika Anda sadar.

Di saat Anda sadar bahwa Anda bahagia, bahwa Anda punya banyak (hal), apakah itu kebahagiaan? Tepat pada saat Anda sadar bahwa Anda bahagia, itu bukanlah kebahagiaan kan? Jadi Anda tidak dapat mengejar kebahagiaan. Tepat di saat Anda sadar bahwa Anda rendah hati, Anda tidaklah rendah hati. Jadi, kebahagiaan bukanlah sesuatu untuk dikejar; ia datang.

Namun jika Anda mencarinya, ia akan menghindari anda.

[Disadur dari "Buku Kehidupan" oleh Jiddu Krishnamurti]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar