Rabu, 16 Februari 2011

Nuklir atau Panas Bumi?

Belakangan ini sedang asyik membahas isu tentang mengembangan sumber energi alternatif. Negeri ini konon semakin mengalami krisis energi, terutama listrik yang angka pemakaiannya kian meningkat. Bagaimana tidak, semakin banyak jumlah penduduk otomatis konsumsi energi akan bertambah, yah bodohnya bilang saja begitu.

Kini pemerintah, dalam hal ini yang bertanggung jawab mencari sumber energi baru mulai kembali mencoba mengimplementasikan penyediaan energi listrik dengan menggunakan tenaga nuklir (PLTN). Tentu saja ini menimbulkan pro dan kontra.

PLTN adalah sumber energi yang menjanjikan, itu dari mata seorang yang tidak mendalami ilmu tersebut. Saya hanya pendengar berita, jadi tidak mengerti kalkulasi pastinya.

Lihat saja Prancis, sebuah negara padat penduduk, kecil lagi. Konon lebih dari 80% pasokan listriknya berasal dari beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir, bahkan ini membuat Prancis nyaris bebas ketergantungan bahan bakar fosil untuk menyediakan listrik, dan tentu saja setelah berkutat lama dengan nuklir ini menjadikan Prancis salah satu negara dengan pengembangan ilmu dan teknologi nuklir termaju di dunia.

Ah, saya tidak tahu bagaimana Prancis bisa semaju itu. Tapi apa Indonesia bisa? Belum berdiri saja sudah pada panik dan ketakutan, melihat ke belakang pada kisah Cernobyl yang malang. Ya, secara mental kita tidak siap. Dan saya rasa sebaiknya kita tidak mengambil langkah jika kita tidak siap secara mental.

Efek nuklir jika terjadi kesalahan, hmm..., kita bisa bayangkan sebuah neraka yang tak terbayangkan di muka bumi. Mengerikan mungkin. Sayangnya di Indonesia terlalu sering terjadi kesalahan seperti ini, dari kecelakaan lalu lintas hingga lumpur lapindo adalah contohnya. Ah, susah kan membayangkannya. Bahkan ada yang berguyon, jika tabung gas hijau 3 kg saja bisa meledak, apalagi nuklir.

Energi alternatif lain yang muncul adalah panas bumi. Termasuk kategori pembangkit listrik paling ramah lingkungan setahu saya. Tapi sayangnya, katanya sih daerahnya banyak yang tidak strategis. Kadang asyik juga menyimak perdebatan antara mereka yang pro dan kontra masalah pembangunan PLTN ini.

Pemerintah memberikan garansi bahwa nuklir bisa menjadi sumber energi yang bersih dan aman, namun beberapa pendapat lain menyatakan bahwa nuklir tidak sepenuhnya aman, apalagi kemudian menyangkut limbah nuklirnya. Jadi menuntut pemerintah lebih kreatif mencari sumber energi alternatif seperti tenaga panas bumi atau batu bara di mana negara kita kaya akan kedua sumber energi itu.

Lalu bagaimana pendapat anda tentang pengayaan energi nuklir di tanah air?

--------------------------------------------------------------
Ovi Mail: Making email access easy
http://mail.ovi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar