Sabtu, 04 Desember 2010

Mencintai Tulisan

Saya termasuk orang suka menulis banyak, atau banyak menulis – ah itu sama saja. Orang kadang bertanya pada saya apakah saya tidak lelah menulis? Entahlah, saya sendiri juga tidak tahu, dari Bhyllanus, Manvahana, dan beberapa halaman lainnya saya menulis.

Saya rasa, saya hanya suka menulis, dan mungkin memang tidak harus berwujud sebuah blog. Kadang menulis di atas angin dan kemudian berhembus, hilang serta terlupakan, mungkin demikianlah saya mencintai tulisan.

Saya merasa tidak ada satu tulisan lebih bermakna dibandingkan tulisan lainnya, Jika yang satu bagus, maka bagi saya yang lain sama bagusnya, atau jika yang satu sampah, maka yang lain sama sampahnya. Orang bisa menilai dan mengukur sebuah tulisannya, sayangnya saya tidak cukup cerdas untuk itu. Saya hanya bisa mengukir dan kemudian membiarkannya berlalu bersama sang waktu.

Jika tulisan adalah bagian dari kehidupan, maka saya tak ingin menahannya jika ia hilang suatu saat nanti, sebagaimana sehelai tipis nyawa dalam rapuhnya raga saya ini.