Sabtu, 05 Juni 2010

Maafkan Aku Hutanku…

Malam ini aku menulis sambil meneteskan banyak air mata, ah…, itu mungkin tampak sangat konyol, dan yang lebih konyol lagi aku menghabiskan berlembar-lembar tisu untuk menyeka air mataku…

Padahal tisu-tisu itu diproduksi dari alam, dari hutan…

Ah…, aku merasa sangat bersalah karena sudah menghabiskan sekian banyak pemborosan untuk alam ini. Padahal, seharusnya aku membantu menghemat pemakaian sumber daya alam, dasar memang tidak berguna.

Aku rasa aku harus tumbuh lebih kuat lagi, karena perasaanku masih sangat rapuh, walau mungkin celaka karena ternyata masa pertumbuhanku sudah habis waktunya kali ini…, ah…, bikin tambah rumitnya…

Tapi inilah enigmaku yang konyol…

Atau sebaiknya lain kali aku sediakan sapu tangan saja ya…

Digg This

Tidak ada komentar:

Posting Komentar